Akhirnya Saya Tertegun Pada yang Istiqomah
Danyip - Jiwa muda penuh semangat. Selalu ingin mencoba hal baru. Kadang2 rasa bosan melanda. Cari yg lain lagi. Tidak yakin teguh dalam 1 bidang. Core bisnis tak tentu.
Kira2 inilah yg saya alami. Pernah menjadi pelaku tulen. Sebab terinspirasi oleh kawan2 muda-kala itu di pontianak yang mengklaim diri polymath, bisa lakukan segalanya. Multi pengetahuan. Usaha autopilot cepat.
Ada juga yang amat narsis di jejaring, memanfaatkan bendera organisasi. Join berbagai proyek. Kumpulan pengusaha. Jadi pengajar pembicara. Tapi tak punya usaha RIL. Dan saya menganggap itu HEBAT!
Sampailah saya bertemu Pak Samaita Tarigan. Pemilik 7 outlet sepatu di kawasan tengah Jogja. 1 di Ambarawa. Menanggung 28 Karyawan, 10 diantaranya sudah berkeluarga.
Meski tidak kagum berlebihan sebagaimana saya merespon pengusaha2 hebat yang muda2 itu. Keteguhan beliau selama 14 tahun konsisten di usaha sepatu, membuat saya tertegun. Berhari2 saya menegur diri saya. Mungkin ini cara Tuhan menunjukkan jalan. Lewat orang2 yg sama sekali tak pernah terpikir kita bakal mengenalnya. Sungguh luar biasa.
Darinya saya belajar, "kuasai satu bidang yang menjadi andalan hingga mengangkat valuemu." Setelah berhasil dan tekun disitu, kembangkan sisanya untuk investasi di bidang lain. Tapi ingat! Jangan capek operasional lagi. Kerja lagi. Belajar product knowledge dari awal lagi. Bisa2 usaha yg sudah kita jalani, bubar seketika.
Oh ya... Sekedar berbagi informasi, jika saudara/i sekalian ingin berbelanja sepatu, silahkan mampir ke toko beliau, "SEPATUKU" di Jl. Mataram, tak jauh dari Malioboro.
Tenang saja. Anda akan disambut ramah. Pak Sam memang berdarah Medan, "Tarigan" muncul di ujung namanya. Akan tetapi adrenalin Jawa telah mengalir deras di sekujur tubuhnya...

0 Comments:
Post a Comment