-->

Friday, July 1, 2016

Tentang Fakta Mendalam
Pernahkah kau mendengar tentang fakta mendalam?  Ok, mari kita lengangkan imaji sesaat saja. Aku ingin bermain-main dan kembali menulis indah. Merupa warna kata agar bertuai makna.

Pernahkah kau mendengar istilah fakta mendalam? Ok, mari kita rapikan hati sejenak saja. Aku ingin menawarkan hal baru yang mungkin belum pernah dijamah rasa. Merangkai kata tanpa puja.

Dingin. Udara malam mulai menusuk tulang. Ketika mendung hadir, disusul titik-titik hujan merantai hati.
Aku beranjak dari bawah sadar. Ada sesuatu yang menyentakku. Semacam kulihat setangkai mawar yang semula layu, kemudian kembali mekar. Namun tak jua pasti. Sebab kerumunan kumbang tampak biasa saja melihat kemekaran itu.

Tidak! Ini hanya permainan diksi. Aku membentak dalam hati. Apalah artinya sebuah keindahan jika tiada makna yang didapat.

Tapi.. dag, dig, dug...

Jantungku semakin mendebar, tanpa jeda. Tanganku gemetar, mengalirkan rasa yang teramat sulit bisa dipahami, layaknya jamak kaum hawa. Penuh emosi, dan sulit dimengerti.

Aku....

Kalimat yang kuurai membias entah kemana. Ia seakan menari-nari melintasi jagat raya, berharap tumpuan kalimatnya tertuju pada Yang Kuasa. Allahumma yarham.

Kupandangi rembulan yang tak murup, sebab diselimuti awan hitam. Tiadalah benderang diatas kepala.
Aku kembali ke ruang kerja. Berpikir, berkarya walau masih seadanya. Jujur bahwa aku bukanlah ahli dalam membaca aksara. Aku hanyalah setitik embun yang menetes di dahan, hanya sesaat melembapkan.

Bagaimana menurutmu? Sudahkah kiranya kau memahami fakta mendalam? Apa yang bisa kau simpulkan sementara?

Sensitif.

Ini yang kurasakan. Kala fakta mendalam merasuk, kala kita hampir-hampir tahu segala-nyaris tanpa bimbang. Tentang perasaan masing-masing. Benar yang pernah Thufail sampaikan lewat syairnya, “inilah cinta sejati. Cinta yang tak perlu kau tunggu tapi dia tumbuh bersama doa malam yang teduh”.

Jika kita sudah sampai pada tahap fakta mendalam ini, maka mata hati akan menyebutkan isinya, dengan ragam versi. Kita mengetahui realitas, bahkan mampu menembus batas. Sungguh, ini adalah kenikmatan yang berkelas. Nikmat yang datang dari Dzat pemberi welas.

Dan Haripun semakin mengelam. Kulihat mendung enggan melenggang dari tempat duduknya.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna Veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

0 Comments:

Post a Comment

Start Work With Me

Contact Us
DANYPUTRA IP
+62821-5863-2212
Yogyakarta, Indonesia